1. Definisi Kreativitas
Anda mungkin sering mendengar kata kreativitas dalam kehidupan sehari-hari, tetapi tidak semua orang memahami arti dari kata tersebut. Kreativitas merupakan sebuah keahlian membayangkan sesuatu yang baru, berbeda dengan sesuatu yang sudah ada, dan inovatif dalam penciptaannya. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), kreativitas merupakan kemampuan untuk menciptakan. Pengertian kreativitas lainnya adalah daya cipta. Berdasarkan sifatnya, kreativitas termasuk kata benda sehingga dapat dinyatakan dari nama seseorang, tempat, serta semua benda dan segala sesuatu yang dibendakan. Pengertian kreativitas lainnya adalah sebuah perlakuan, ide, atau produk yang sudah ada, lalu diubah menjadi sebuah produk baru. Dari pengertian-pengertian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kreativitas merupakan kemampuan dalam melakukan sesuatu yang berbeda atau melakukan sesuatu yang sama dengan cara yang berbeda. Dengan adanya kreativitas, Anda dapat memecahkan berbagai masalah dalam kehidupan sehari-hari dengan perspektif yang baru.
Gambar 3.2 Pola kreatif Pola pikir kreatif dalam memotret tanaman di langit
Seseorang yang memiliki kreativitas,akan menerobos aturan yang tentunya masih dalam hal positif dan keluar dari zona aman. Menghancurkan kunci yang membuat kreativitas Anda terkekang merupakan keharusan dalam DKV. Contoh sederhananya adalah ketika Anda membuat tugas fotografi untuk memotret tanaman di langit. Apabila logika Anda terkunci, pasti memiliki pemikiran bahwa hal tersebut mustahil
dikerjakan karena dalam kenyataannya tanaman hanya ada di tanah. Namun, jika memiliki pemikiran yang kreatif, Anda akan mengatakan hal tersebut mungkin terjadi dan sangat mudah jika dilakukan, misalnya dengan cara mengangkat pot tanaman ke langit ataupun dengan cara memetik tanaman dan melemparkannya ke udara. Hal tersebut merupakan contoh sederhana dari berpikir kreatif.
Inti dari menciptakan ide kreatif adalah Anda dapat melakukan alur perubahan yang terbiasa orang lain lakukan dengan memasukkan hal yang tidak biasa. Hal tersebut memang terlihat sederhana, tetapi harus dilatih dengan terus berpikir kreatif sehingga apa yang dilakukan berbeda dengan orang lain. Berpikir kreatif dan berbeda merupakan sebuah hal yang penting dan faktor utama dalam membuat sebuah karya di bidang DKV.
Kreativitas memiliki empat dimensi yang dikenal sebagai 4P, yaitu pribadi (person), proses (process), produk (product), dan pendorong (press).
a. Pribadi (person)
Kreativitas merupakan ekspresi dari keunikan suatu pribadi atau individu dalam suatu interaksi dengan lingkungannya. Dari pribadi yang unik, diharapkan akan memunculkan ide baru atau produk inovatif. Setiap individu tidak bisa diharapkan melakukan dan menghasilkan sesuatu yang sama atau memiliki minat yang sama.
b. Proses (process)
Untuk membentuk kreativitas, seseorang harus diberi kesempatan untuk melakukan hal-hal secara kreatif. Dengan melibatkan diri dalam kegiatan kreatif, diharapkan akan merangsang kreativitas. Kebebasan mengekspresikan diri secara kreatif juga penting untuk membentuk pribadi sebagai seorang desainer komunikasi visual yang andal.
c. Produk (product)
Dengan kondisi dan lingkungan yang menunjang seseorang L!ntuk bersibuk diri secara kreatif, diprediksikan bahwa produk kreativitas pun akan muncul. Kondisi yang memungkinkan (pribadi dan lingkungan) akan mendorong seorang desainer untuk menciptakan produk kreatif yang bermakna. Prociuk kreatif dapat dikelompokkan menjadi tiga, yaitu sebagai berikut.
- Kebaruan (novelty), yaitu sejauh mana produk tersebut dapat dilihat sebagai sesuatu yang baru dalam hal ini meliputi proses, metode, konsep, dan bahan baru yang terlibat. Prociuk tersebut harus orisinal (asli) di antara produk-produk yang telah dibuat oleh orang lain.
- Pemecahan (resolution), yaitu sejauh mana produk tersebut dapat memenuhi suatu kebutuhan atau solusi dari suatu masalah. Dalam kriteria ini produk harus bermakna, yaitu memenuhi kebutuhan; mengikuti aturan yang ditentukan dalam bidang tertentu; serta berguna; dapat diterapkan secara praktis.
- Elaborasi dan sintetis, yaitu sejauh mana produk dapat menyatukan unsur-unsur yang tidak sama menjadi sesuatu yang koheren.
d. Pendorong (press)
Kreativitas akan terwujud jika terdapat dorongan yang kuat dari diri sendiri dan lingkungan untuk menghasilkan sesuatu. Bakat kreativitas seseorang dapat berkembang dalam lingkungan yang memadai. Terdapat faktor-faktor yang dapat mendorong kreativitas dan menghambat kreativitas, yaitu sebagai berikut.
1) Faktor pendorong kreativitas
- Peka terhadap lingkungan
- Tekun berlatih
- Melihat masalah sebagai tantangan
- Lingkungan yang mendukung
- Optimis dan berani mengambil risiko
2) Faktor penghambat kreativitas
- Malas berpikir, bertindak, dan berusaha
- Mudah putus asa
- Tidak berani mengambil risiko
- Tidak percaya diri
- Cepat puas diri
- Tidak disiplin
