4. Sikap yang Mendukung Pola Pikir Kreatif dan Kreativitas
Selain dilandasi kecerdasan dan kompetensi, pengembangan pola pikir kreatif juga harus dilandasi sikap yang mendukung, di antaranya sebagai berikut.
a. Sikap yang mendukung pola pikir kreatif
Sikap dan pola pikir kreatif merupakan sebuah landasan yang berpengaruh terhadap diterimanya seseorang di suatu lingkungan kerja. Sikap tersebut diharapkan mampu mendorong produktivitas individu yang kreatif dan inovatif untuk mencapai tujuan yang diinginkan, baik oleh individu tersebut maupun perusahaannya. Sikap berkaitan dengan cara seseorang dapat berperan aktif dalam tim kerja guna mencapai tujuan bersama. Sikap positif akan lebih menunjang kerja sama dengan seluruh anggota tim. Begitupun sebaliknya, sikap-sikap negatif akan menghambat kinerja, baik kinerja pribadi maupun tim. Hal ini berpotensi memberikari dampak merugikan, misalnya seseorang dapat tersingkir dari tim kerja dan sulit untuk bekerja sama dengan siapa pun.
Gambar 3.6 Kemampuan berkomunikasi.
Sikap positif di antaranya tecermin dalam komunikasi sehari-hari, termasuk ucapan dan perilaku di lingkungan kerja serta sikap dalam melakukan pekerjaan yang di dalamnya juga terdapat tanggung jawab. Faktor-faktor tersebut mampu melahirkan pola pikir kreatif yang dapat berpengaruh terhadap peningkatan kompetensi individu ataupun pengembangan perusahaan.
pola pikir kreatif sangat di butuhkan di dunia industri , terlebih di industri kreatif yang saat ini makin merabah kesekuruh penjuru dunia.
Dalam bidang desain komunikasi visual, sikap dan pola pikir kreatif sangat menentukan kemampuan desainer dalam menuangkan berbagai konsep yang menarik dalam proses perancangan visual dari sebuah produk yang akan divisualisasikan. Pada prosesnya, sikap dan pola pikir kreatif akan menuntun seorang desainer untuk mencapai pemikiran desain atau design thinking dalam upaya menerapkan kreativitas dan inovasinya. Dengan penerapan pemikiran desain atau design thinking, akan tercipta inovasi dalam visualisasi yang dihasilkan sebagai upaya pengembangan usaha.
b. Sikap yang mendukung kreativitas
Kreativitas tidak hanya dibutuhkan dalam upaya menghasilkan produk ta_yangan visual yang menarik, tetapi juga dalam upaya pencarian solusi atas permasalahan yang muncul saat proses produksi dilakukan. Masalah yang sering kali muncul dalam rangkaian proses produksi dapat disebabkan oleh hal teknis ataupun nonteknis. Hal teknis tentu merupakan masalah-masalah yang timbul dalam perangkat lunak yang digunakan dalam proses produksi. Sementara hal noriteknis dapat disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya faktor ekonomi, sosial, budaya, ataupun teknologi. Seberapa pun tingginya kompleksitas permasalahan yang muncul, dapat diselesaikan melalui kreativitas dalam mencari solusi yang terbaik
Sikap positif akan mendukung lahirnya ide dan gagasan kreatif guna memecahkan permasalahan yang dihadapi. Dengan kreativitas, permasalahan menjadi makin mudah dieliminasi sehingga dapat dijadikan rumusan yang mudah disele Sikap positif yang dapat dijadikan contoh dalam pembahasan ini, yaitu yang dilakukan oleh Johannes Gutenberg, penemu mesin cetak pada tahun 1450. Sebelum menemukan mesin cetak, ia
berpikir terkait cara memperbanyak naskah tanpa harus menulis ulang. Proses penulisan ulang membutuhkan banyak tenaga dan waktu yang cukup lama.
Dari permasalahan yang dihadapi, muncullah ide kreatif dari Johannes Gutenberg untuk membuat mesin dari logam timah hitam yang dapat mencetak huruf latin. Dengan penemuan tersebut, masalah perbanyakan naskah pun dapat diatasi.
Gambar 3.7 Johannes Gutenberg.
Cara untuk menemukan ide kreatif yang paling sederhana, yaitu dengan menentukan langkah-langkah sistematis untuk mencari solusi suatu permasalahan agar karya hasil kreativitas dapat diwujudkan. Ide kreatif juga terlahir dari konsep yang biasanya abstrak atau tidak nyata. Ide kreatif ditimbulkan melalui pengamatan dari referensi atau penelitian yang dilakukan. Meskipun demikian, semua kembali pada sikap desainer. Seorang desainer sejatinya harus selalu mampu bersikap positif dalam bertindak dan berperilaku guna mendukung terciptanya kreativitas. Sikap positif yang dimiliki seorang desainer akan membangkitkan daya kreativitas yang dimiliki. Oleh karena itu, orang-orang yang bersikap positif akan mampu menciptakan peluang dengan sendirinya.
