Area Kerja Adobe Illustrator

b. Area kerja (workspace) pada Adobe Illustrator

Tampilan area kerja (workspace) pada Adobe Illustrator ada beberapa macam sesuai dengan edisi yang telah dirilis oleh Adobe dari awal hingga sekarang. Perubahan-perubahan tampilan telah dilakukan dari warna tampilan hingga penambahan panel ataupun hal baru lainnya. Namun pada prinsipnya, tools dan bahasa perintahnya tetap sama. Untuk lebih mudah mengenali dan mempelajari software Adobe Illustrator ini, akan dijelaskan tiap-tiap bagian dari area kerja Adobe Illustrator.

Gambar 2.1 Contoh penggunaan Ilustrasi dalam Buku

Adapun area kerja Adobe Illustrator terbagi dalam beberapa bagian, di antaranya sebagai berikut.

1) Menu utama (main menu)

Menu utama (main menu) berisi sejumlah besar opsi dan perintah yang dapat digunakan untuk melakukan berbagai macam tugas dalam proses desain grafis. Berikut menu utama yang tersedia di Adobe Illustrator meliputi File, Edit, Object, Type, Select, Effect, View, Window, dan Help yang semuanya memiliki bagian-bagian (rollout) tersendiri. Penggunaan menu-menu tersebut tergantung kebutuhan pada saat Anda sedang melakukan proses membuat karya desain. Dengan demikian, sangat penting bagi pengguna untuk memahami fungsinya agar dapat memaksimalkan penggunaan aplikasi ini.

Gambar 2.1 Contoh penggunaan Ilustrasi dalam Buku
2) Menu opsi (option menu)

Pada menu opsi (option menu), ikon-ikon yang ditampilkan akan selalu berubah bergantung pada tool yang diaktifkan. Untuk menggunakan salah satu ikon pada menu opsi, klik kanan pada mouse atau dengan perintah singkat atau shortcut.

Gambar 2.1 Contoh penggunaan Ilustrasi dalam Buku
3) Kotak peralatan (toolbox)

Toolbox menampilkan ikon-ikon dari peralatan yang dapat digunakan untuk melakukan proses desain. Setiap tentu memiliki fungsi yang berbeda. Adapun fungsi dari tiap tool, yaitu sebagai berikut.

Gambar 2.1 Contoh penggunaan Ilustrasi dalam Buku

a) Selection Tool (V): Berfungsi memilih objek.

b) Direct Selection Tool (A): Berfungsi memilih anchordan path pada objek.

c) Magic Wand Tool (Y): Berfungsi memilih objek berdasarkan warna objek.

d) Lasso Tool (Q): Berfungsi menyeleksi objek secara blok atau drawing.

e) Pen Tool (P): Berfungsi membuat gambar dengan cara meletakkan titik sesuai dengan keinginan. Pen Tool terdiri atas:

  1. Add Anchor Point Tool (+) yang berfungsi menambahkan titik pada gambar yang telah dibuat.
  2. Delete Anchor Point Tool (-) yang berfungsi menghapus titik yang tidak diperlukan.  Convert
  3. Anchor Point Tool (Shift+ C) yang berfungsimenyesuaikan bentuk garis atau pat

f) Type Tool (T): Berfungsi membuat teks. Ikon ini juga terdiri atas:

  • Area Type Tool yang berfungsi membuat teks pada area tertentu.
  • Type on a Path Tool yang berfungsi membuat sebuah teks mengikuti bentuk path yang
  • Vertical Type Tool yang berfungsi membuat teks secara vertikal.
  •  Vertical Area Type Tool yang berfungsi membuat teks secara vertikal pada area tertentu.
  • Vertical Type on a Path Tool yang berfungsi membuat sebuah teks secara vertikal dengan mengikuti bentuk path yang diinginkan.

g) Line Segment Tool (\): Berfungsi membuat garis lurus ke berbagai a Pada tool ini juga terdapat beberapa ikon di dalamnya, yaitu sebagai berikut.

  •  Arc Tool yang berfungsi membuat garis
  • Spiral Tool yang berfungsi membuat objek garis berbentuk
  • Rectangular Grid Tool yang berfungsi membuat beberapa garis yang membentuk grid atau areakotak kotak yang jumlahnya dapat disesuaikan.
  • Polar Grid Tool yang berfungsi membuat garis-garis yang membentuk grid dengan area yang berbentuklingkaran dan jumlah yang dapat disesuaikan

About the Author

Rony Sihombing

3 Comments

  1. […] << 1 2 3 4 5 >> Categories: Tak Berkategori […]

Leave a Reply to Area Kerja Adobe Illustrator – Info Visual Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *