f. Layer Style
Setiap layer dapat ditambahkan dengan sentuhan seni yang dapat memperindah tampilannya. Penambahan sentuhan seni pada layer dikenal dengan nama Layer Style. Sentuhan yang menyerupai efek tersebut, di antaranya pemberian efek bayangan (shadow), garis tepi (stroke), efek timbul (emboss), dan efek cahaya (glow). Untuk mengakses Layer Style, buka menu Layer – Layer Style.
Gambar 2.1 Contoh penggunaan Ilustrasi dalam Buku
g. Transform
Layer dapat ditransformasi, seperti dirotasi, dipindahkan posisinya, ataupun diubah ukurannya (scale). Perintah transformasi dapat diakses melalui menu Edit – Transform atau dengan menekan tombol Ctrl + T.
Gambar 4.30 (a) Speedlite dan (b) flashmeter.
- Scale adalah perintah untuk mengubah ukuran layer atau objek dalam dokumen. Pengguna dapat mengubah ukuran secara proporsional atau tidak proporsional.
- Rotate adalah perintah untuk merotasi atau memutar layer.
- Skew adalah perintah untuk menggeser titik-titik salah satu isi secara vertikal atau horizontal.
- Distort adalah perintah untuk mengubah posisi Sumber: dokumen penulis
- Perspective adalah transformasi untuk mengubah layer tampak perspektif.
- Warp adalah perintah untuk Transform. membentuk atau melengkungkan layer dalam dokumen.
- Rotate (rotasi) dapat dilakukan dengan derajat yang telah ditentukan, seperti 180° atau 90° searah atau berlawanan jarum jam.
- Flip adalah perintah untuk mencerminkan objek atau layer, baik secara vertikal maupun horizontal.

[…] Grafis Adobe InDesign << 6 7 8 9 10 >> Categories: Proses Perancangan dengan Komputer […]
[…] Grafis Adobe InDesign << 6 7 8 9 10 >> Categories: Proses Perancangan dengan Komputer […]